SUMUT1.COM, Medan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan berhasil mengamankan dua pria yang diduga melakukan penganiayaan terhadap pasangan suami istri di kawasan Jalan Baru, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Salah satu korban diketahui merupakan seorang perempuan yang sedang mengandung.

Kedua terduga pelaku, yakni Zulyarham dan Julpikar, ditangkap petugas pada Rabu (3/6/2026) malam setelah keberadaan mereka diketahui berada di sebuah bengkel. Saat proses penangkapan berlangsung, pelaku sempat memberikan perlawanan kepada petugas.

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga menyita sebuah air gun yang diduga digunakan untuk mengintimidasi korban saat peristiwa penganiayaan terjadi.

Dalam rekaman video yang beredar, kedua pelaku terlihat digiring menuju Mapolrestabes Medan dengan tangan diborgol untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kanit Jaga Cegah Sigap (JCS) Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah tim Opsnal Unit Resmob Satreskrim menerima informasi mengenai lokasi keberadaan para pelaku.

“Setelah memperoleh informasi, tim langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan kedua terduga pelaku,” ujar Bimo, Kamis (4/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, kedua pelaku mengakui telah melakukan tindakan kekerasan terhadap pasangan suami istri tersebut. Bahkan, salah satu pelaku disebut sempat menendang korban perempuan yang saat itu sedang hamil.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, aksi penganiayaan dipicu karena pelaku kesal melihat kendaraan korban berhenti di depan terowongan rel kereta api sehingga dianggap menghambat arus lalu lintas. Sementara itu, korban memilih tidak melintas karena khawatir dengan situasi di lokasi yang saat itu dikabarkan sedang terjadi tawuran.

Perselisihan tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan yang menyebabkan kedua korban mengalami penganiayaan.

Saat ini, kedua pelaku telah ditahan di Mapolrestabes Medan guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami seluruh rangkaian kejadian serta barang bukti yang telah diamankan. (red)